Sunday, December 31, 2006

Farewell 2006, Nice to know U.

Yup, hari ini adalah hari akhir dari thn 2006. aku duduk di salah satu ruangan di KBRI. KBRI sangat sepi krna tahun ini KBRI tidak mengadakan New Year Eve, dan anak2 pada punya acara masing2. Sedangkan aku, malam tahun baru terakhir di Moskow hanya duduk di meja piket tuk jaga KBRI. Huh, malam tahun baru terakhir di moscow yang sangat BT. Sebenarnya aku ingin sekali menuliskan puisi-puisi yang telah aku buat belakangan ini. Namun karena tidak mendapatkan jalan k internet maka tidak sempet aku tuangkan di blog-ku tercinta. Dan parahnya lagi, hari ini aku tidak membawa buku puisiku!!! sial sungguh!! Ya sudah lah.. aku akan menceritakan secara High Light kejadian di tahun 2006.

Tahun 2006, adalah tahun yang banyak memberikan perubahan dan pendidikan yang spektakuler kepada diriku pribadi. Karena tahun ini banyak hal yang terjadi pada diriku dan aku kehilangan banyak hal. Dari "hal yang terjadi" dan "kehilangan" aku banyak belajar tentang arti kehidupan yang kita jalani. Aku jadi memahami makna hidup, tujuan hidup, dan target hidup. Di awal thn 2006 aku sudah mendapatkan posisi di TV RUDN( TV kampus red.), yang merupakan tempat yang aku incar pada akhir2 bln september 2005. Dan pada saat ini kisah cintaku mengalami keretakan dan akhirnya kandas. Kemudian pada akhir bulan February aku diajak oleh Mba Henny membuat film dokumenter untuk ICCR. Film ini tentang para profesor Russia yang mendedikasihkan hidupnya untuk memperkenalkan Indonesia di tanah beruang merah ini yang kemudian Film ini memperoleh piala Citra. Pada saat pembuatan film ini aku juga mendapatkan suatu kenikmatan cinta dengan berhasilnya aku menyatakan cinta pada seseorang dan dia menerimanya. Kemudian summer, aku berhasil magang di Trans TV dengan suksesnya. Di stasiun TV ini aku berhasil mendapatkan temen-temen baru yang sampai saat ini berhubungan baik(namun karena kesibukan kuliah dan acara-acara di KBRI membuat aku sedikit kehilangan kontak, namun akan segera aku perbaiki) dan aku juga mendapatkan pengalaman yang sangat luar biasa serta ilmu-ilmu baru dalam bidangku. Ditengahnya kesibukan aku, aku berbuat kesalahan dengan melepaskan ego dan ambisiku sehingga aku kehilangan wanita yang menyayangiku. Dengan sukses pula aku kehilangan wanita yang aku sayangi. Ditengah kenestapaanku merindukan sebuah dongeng cerita, aku pun kesulitan mendapatkan visa kembali k Moscow yang membuatku kalap dan menuju kedalam ke-depresi-an. Dengan kondisi depresi, aku menemukan suatu pencerahan jiwa dibantu oleh seorang produser yang berhasil membakar semangat kekreativan aku. Orang tersebut biasa disapa dengan Da'buy. Beliau ini motivatorku untuk memaksakan otak ini bekerja dan berkreasi. Ingin sekali aku mengucapkan trimakasih banyak kepada Beliau, karena beliau berhasil menyelamatkan aku dari keterpurukan yang mungkin akan berlarut-larut. Kemudian aku tiba dimoskow dan aku mendapatkan atmosfir berbeda di kampus maupun di KBRI sehingga penyesuaian diri terhadap lingkungan pun terjadi. Kemudian aku menyeburkan diri dalam kegiatan penyambutan Presiden SBY yang berkunjung k Moscow. Kegiatan ini memberikan aku pengalaman yang menarik. pada bulan december banyak sekali acara di KBRI dan aku juga sedang menempuh ujian. Sungguh, tahun 2006 ini sangat memberikan warna yang sangat kaya terhadap hidupku. 2006, masa pendewasaan diri yang cukup drastis aku rasakan dengan promblem-problem yang polemik.

Selamat jalan 2006. Trimakasih Allah SWT atas perjalanan yang panjang dan berliku yang telah Engkau berikan. Semoga bekal yang Kau berikan akan bermanfaat di tahun 2007. Sudah tak sabar menapakan kakiku di tahun 2007. Apa yang akan aku tempuh di tahun ini?

Yup, ini adalah tulisan terakhir di tahun ini!! Selamat Tahun Baru semuanya... Semoga di tahun 2007, apa yang telah direncanakan, di cita-citakan, dan yang ditargetkan dapat terpenuhi. semoga di tahun baru, kita semua dapat memperoleh dan menjadi manusia yang lebih baik dari tahun sebelumnya. Amin...

*moscow, 20:02 KBRI. Nikmatnya kesendirian...

Wednesday, December 27, 2006

Saat ini

Satu nama terbesit kembali pada hati yang telah lelah. Satu bayangan kembali dibenak. Saat ini aku ingin mengucapkan "aku rindu kamu, sayang ku!" pada wanita itu..

Friday, December 22, 2006

1st time in my life di ajang nasional!!!

Siang tadi pkl 13.56 sebuah sms masuk ditengah keruhnya pikiran atas masalah2 yang aku lalui sekarang ini. Dengan tanggan berat aku membuka resleting dari tas pinggang di sebelah kiri dan kemudan menarik P910i-ku. Pertama yang terlihat dari layar adalah nama pengirimnya "mba heni 1", yang terbesit dalam pikiran adalah kabar mengenai FFI yang dia bisikan pada senin mlm. Langsung saya buka isi sms itu sbg berikut:
Film dokumenter Gerimis Kenangan dr Sahabat Terlupakan
berisi kesan & kenangan para ahli indonesia di Rusia...
Yang kami produksi awal th. 2006 ri rusia,
akhirnya semalam di jakarta dinyatakan sbg pemenang
Festival Film Indonesia (FFI) 2006 katagori film dokumenter
(henny st. Petersburg)
Terloncat lah aku dari t4 dudukku. Kebanggaan dari diri terasa menjalar ke urat2 di seluruh badan. walaupun di film itu aku hanya sebagai cameraman doanx. aku merasa sangat bahagia. karena ini ajang perlombaan aku yang pertama di tingkat nasional dan memenangkannya. Amin.. Terimakasih tuhan atas nikmat yang kau berikan...
*http://www.kompas.co.id/ bersama dengan artikel berjudul "mengejutkan!! eksul meraih piala citra indonesia 2006"

Tuesday, December 19, 2006

untuk mu dik

Tapak bocah masih membekas
Embun pagi membasuh wajah
Terang mentari menyadarkan hati
Teringat jelas akan seseorang

Alunan kicau burung bagai musik klasik
Seekor burung walet tiba di tepi jendela
Menyapa sukma setiap hari
Meningatkan seseorang yang tersenyum manis pada hati

Hati berbicara, bibir tersenyum
Mata melirik, kening mengkerut
Telapak tangan mencerminkan kenangan
Bayangan bocah yang gembira

Masih, masih teringat jelas
Kepingan-kepingan memori memunculkan bayang mu
Masih jelas...
Bagai kemarin...

-tanpa judul-

Kaki yang membatu telah melangkah
Rantai dijiwa telah putus
Hati telah teranyam kembali
Senyuman kembali terbentuk

1 kata terucap...
Maju lah!!

Friday, December 15, 2006

Pikiranku

Secarik kertas bersih dihadapanku bagai sebuah tantangan yang memacu otak tuk mengembangkan imajinasi agar dpt mewarnainya dengan warna yang energic, simpatik, namun tetap di sentilkan warna suram disisi-sisinya. Ingin sekali aku megambarkan suatu perasaan hati dalam sebuah gambar di secarik kertas. Namun yang kudapatkan adalah gambar suram mencekam tampa ada suatu kebahagiaan sedikitpun. Aku tidak mengerti dengan gambar itu, kemana warna energic itu?! warna simpatik itu?! Apa yang kurasa saat menggambar itu dalam keadaan senang seperti yang terlihat oleh kau, dia, dan teman-teman. Mungkin saja gambar itu timbul dari alam bawah sadarku yang mengalami suatu depresi atau memang sisi lain ku yang berupa orang yang beringas dan tidak manusiawi. Terkadang aku ingin sekali melihat sisi lainku dengan cermat. Dimana sisi lain ku berhadapan dengan suatu situasi yang sangat kritis dan apa yang akan dilakukan oleh sisi lain ku. Terbesit dalam pikiran sadarku untuk bertemu dengan seorang psikiater untuk mengenali sisi lainku. Apakah pikiran seperti ini adalah pikiran orang-orang sakit? atau pikirian orang sehat yang ingin mengenal dirinya dengan baik?

Thursday, December 14, 2006

Aku

Aku.. Aku merindukan mu kawan.
Aku.. Aku hanya ingin kau katakan kalau kau membutuhkan aku.
Aku ingin kau, dia, dan mereka melihat dan mengakui keberadaan aku didalam dirimu, dirinya, dan semuanya...
Aku tak ingin menjadi hampa tampa makna, diputaran dunia.
Aku tak ingin menjadi sebuah ketiadaan dalam memori kau, dia, dan mereka.
Berilah aku sedikit ruang di sudut-sudut hati mu..
Aku.. Aku tak ingin dilupakan saat kau menderita...
Jadikan aku sampah laramu, cambuk sedihmu!!
Hingga kau tertidur diketenangan tampa beban..
Nyenyak tanpa dosa..
Namun, ingatlah sedikit saja....
Aku juga manusia dengan perasaan seperti kau, dia, dan..... Mereka.

Yang

Segumpal awan berkelana di birunya langit
Mengikuti sosok angin yang menyelami angkasa
Burung-burung terbang bebas
Kuncup-kuncup bunga mekar

Langkah kaki ringan mengikuti jejak
Ditemani warna-warni kupu-kupu yang meliintas
Tangan menggenggam setengah hati yang penuh cinta
Ingin berbagi dengan wanita yang menunggu di ujung jalan

Lika-liku jalan sedapatnya membesarkan cinta
Keindahan alam terkadang memunafikan hati
Menekukan lutut, menyusutkan cinta yang terbawa
Keteguhan kan meluruskan cinta yang merantau

Keinginan hati kembali disisi hati yang menanti

Bintang Malam

Hitam langit, malam cerah
Bintang-bintang meniupkan cahaya
Rembulan menari-nari dengan gemulai
Indah malam selaras jiwa

Kedua telapak tangan ternganga ke atas
Lantunan do'a beriringan dengan angin malam
Trimakasih atas cinta, tak terbendung
Sebutir air mata meninggalkan jejak

Jerit kepedihan t'lah menjadi sejarah
Hempitan rasa menjerat hati t'lah sirna
Satu Bintang mengiringi langkah jiwa
Gelap lirih telah lalu

Satu persatu sudut mulai terlihat
Cahaya hilangkan buta
Berlayar bersama cinta
Paham akan kehadiran sang Bintang

Sunday, December 10, 2006

Bersemi

Kelam mengisi sisi kota
Salju deras turun menghapus jejak kita
Lampu jalan memberikan secercah sinar pada jejak yang menghilang
Dingin salju mengisi relung sukma

Rintih gagak menggema ke lorong-lorong
Pintu hati terbuka menyambut kepedihan
Lirih jiwa menyahut
Gagak pergi meninggalkan sunyi

Satu daun menguning terjuntai dari pohon yang mengering
Cinta terakhir dalam sukma tercermin
Diam diri membentuk hati
Iringan detik menganyam cinta

Menunggu kembalinya semi
Mentari kan menghapus salju
Membuka jejak-jejak cinta
Biarkan benih cinta bersemi

* I saving all my love for somebody who's love me..

Wednesday, December 06, 2006

Kesedihan dari sudut pandangku

Apa itu kesedian? Aku sendiri masih belum menemukan definisi kesedian itu sendiri. Hanya aku merasakan suatu perasaan yang tidak nyaman dalam hati. Umumnya Manusia selaku mahluk sosial selalu mencari manusia lainnya untuk berbagi rasa tak nyaman dalam hatinya. Dimana dia mengeluarkan semua rasa itu dengan semua cerita dan ungkapan emosi. Setelah dikeluarkan rasa itu maka tercipta sebuah keringanan batin. Perasaan keringanan dalam hati itu terjadi karena apa aku juga tidak mengerti kenapa terjadi?! Apa mungkin karena ada manusia lain yang menjadi tempat berbagi atau dari tanggapan dari lawan berbicara?! Perasaan adalah sesuatu yang abstrak dan susah diungkapkan oleh kata-kata dan gambar, tapi akan terproyeksikan dalam bentuk emosi dan raut wajah seseorang. Walaupun ada saja orang yang bisa menyembunyikan raut wajahnya dan emosinya. Umumnya orang seperti itu adalah orang yang tidak ingin berbagi perasaan tak enak dalam hatinya dengan orang lain. Memang orang seperti itu terlihat tegar, namun sebenarnya orang seperti itu membutuhkan suatu pertolongan. Karena Kita adalah mahluk sosial, sangat tak mungkin untuk hidup sendiri tampa berbagi. Karena kita saling membutuhkan satu sama lain sebagai satu kesatuan utuh. Saling melengkapi.
Dalam hidupku, kesedihan itu sendiri muncul ketika tidak bisanya berbagi Kebahagiaan dengan orang lain yang istimewa walaupun kehilangan merupakan satu hal yang juga sangat memilukan hati.

Monday, December 04, 2006

Aku, SBY, dan Russia

SBY - President Republik Indonesia, orang nomor 1 Indonesia tiba di Russia. Badan sakit, tidur tak nyenyak demi memberikan pelayanan untuk dia yang mewakili bangsa Indonesia dan nama baik Indonesia. Demi nusantara tercinta.
Aku sendiri belum tau pasti kedatangan dia selain bangsa Indonesia membeli peralatan tempur demi menjaga kesatuan nusantara. Aku lumayan menikmati kedatangan dia dengan bekerja membatu memuluskan kedatangan delegasi Indonesia. Disini aku bekerja mnjadi 3 tahapan. Tahap pertama, Menjemput Team Advance dari Indonesia. Kedua, menemani Team Advance Garuda Indonesia dan memberikan tour kepada crew Garuda Indonesia. Ketiga mengantarkan pulang Team Advance tersebut. Hampir tiap harinya aku kurang tidur dan letih karena jalan seharian. Disini semua orang letih dan semua orang kurang tidur, maklum bila terjadi spaning naik dan ribut. hwhwhwhw... Aku memulai ini pada hari sabtu tanggal 26 november hingga 4 desember 2006. Ah.. banyak tempat-tempat yang tidak bisa di kunjungi oleh orang biasa dapat aku kunjungi. Suatu pengalaman hidup yang jarang terjadi. Dan itu menjadi suatu kelebihan pada moument ini.
Terimakasih semua.. Trimakasih atas kepercayaan dan kesempatannya.. Terimakasih Tuhan atas rejekimu kepadaku..

*masih cape, males bgt cerita lebih komplitnya. hwhwhwhw.......