"Loh, masih ada bulan kok udah bangun? Bulan blm mau pergi sampai jiwa2 rapuh dibawah sana terlelap dengan ungunya malam.. Tdr lg gih, jgn lupa pampersny :p makasi puisinya.. bagus :)"
Rupanya dia ingin membalas smsku yang aku kirim dimalam dia terlelap. smsku ini berbunyi :
"Sinar rembulan menyelinap dari lubang kecil tirai kamarku. Memantulkan cahaya kasih hingga k sudut-sudut hati. Seorang bidadari cantik tersenyum kepadaku. Membawa kabar san cantik jelita kepangkuanku..."
Aku hanya tersenyum melanjutkan mimpi-mimpiku.. Mungkin kehadiaran dirinya dapat membawa ketenangan hati yang resa... Siapa yang tau?! Hanya waktu yang bisa menjawabnya.
*pagi itu, 03.02.2007 ...
Monday, February 05, 2007
Kemarin 2 hari yang lalu...
Kemarin 2 hari yang lalu, dini hari seorang wanita mengirimkan sms kepadaku.. Dan aku terjaga dari alam mimpiku. Dia menjelaskan status hpnya yg tidak diangkat telfonku dan tidak membales sms dariku malam tadi serta dia menjelaskan kondisi dia pagi itu yang sedang memakan bubur ayam yang ditemani oleh teh hangat yang dicampur oleh madu. Aku menyapanya dan berkata kalau ditempatku berbaring, rembulan masih memberikan sinarnya pada jiwa-jiwa yang terlelap. Namun, wanita itu memberikan suatu puisi yang sangat menawan dan berhasil membuatku tersenyum sebekum melanjutkan tidurku. Dia menulis smsnya seperti ini :
Subscribe to:
Post Comments (Atom)


No comments:
Post a Comment