Tuesday, April 10, 2007

Mimpi buruk disuatu malam...

Pada suatu malam, aku terbangun dari tidur dan menyatakan rasa dari hati berupa kerinduan kepada seorang wanita. Namun yg terbalas adalah kata2 yang mengejutkan dan membuat hati sesak. Bagaimana tidak sesak, yg tertulis disitu berupa pernyataan bahwa aku tidak boleh kangen lagi terhadap dirinya!! Apa aku sudah tidak berperasaan?! bisa mematikan suatu rasa kerinduan terhadap seseorang yg aku cintai?! itu tidak mungkin!! kecuali aku disuruh berhenti merokok. Aku bisa menghentikan kebiasaan merokok itu, tapi apa perasaan bisa dihentikan begitu saja?! Hanya waktu yg bisa mengobati rasa rindu itu ato bertemu dengan dirinya.. Aku memaklumi pernyataan itu, karena dirinya telah dihantam oleh 2 rasa. Pertama, dia sangat menyayangi suatu hal yg tidak bisa saya sebutkan disini, yah kita sebut saja faktor x lah. Kedua, dia juga menyayangi diriku. Faktor x itu bukan kehadiran orang ke 3 tapi suatu hal prinsipil. Kedua hal itu bertabrakan. Dan dia merasa tertekan. Yah, seperti memakan buah simalakama... Namun, aku tidak akan pasrah dengan nasib.. Aku akan berjuang untuk mendapatkan dirinya dan meyakinkan semuanya bahwa aku akan menjaga dirinya..

Apa yg akan terjadi dimasa depan hanya Allah yg tau. Kita manusia hanya bisa merencanakannya, tapi Allah yg menentukan "jadi" ato "tidak jadi". Rasa cinta sudah terjalin, tapi banyak juga hal2 yg menentang itu. Kerikil2 tajam menusuk disana sini.. sakit! Namun, tetap aku jalani. Keinginan bersama dirinya membuat aku tetap menempuh jalan berkerikil itu. Faktor2 lingkungan sangat mempengaruhi cintanya!! Secara otomatis cintaku sedikit getar dan goyah. Semangat perjuangan hidup dulu yg meluap-luap kini sedikit meredup. Seperti jari-jari yg berpeganan pada tebing mulai melemas. Satu per satu mulai lepas dari tepi pegangan. Tinggal menunggu waktu untuk jatuh. Aku sangat membutuhkan kekuatan hatinya dan ketabahan hatinya menungguku datang dan meyakinkan mereka. Seperti tali pengaman yg menjamin hidup para pemanjat tebing dari jatuh dan mati. Dirinya sudah seperti cakar yg menancap. Lekat dan Kuat. Namun, bila dicabut akan meninggalkan lubang yg tidak bisa hilang dimakan waktu.

Apa yg membuat dirinya Lekat begitu Kuat?! Aku juga tidak mengerti. Dia itu semangat hidup ku yg baru. Dia itu seperti bensin yg dituangkan pada bara api unggun yg sudah hampir padam. Meluap tinggi lidah api yg tersembur dari bara api itu. Itu lah semangat hidup yg dibangkitkan oleh dirinya. Apa jadinya bila dirinya tidak ada lagi disisiku?! Siapa yg akan meluapkan lidah api itu?!

*Ciqa 08.02.07, indahnya masa itu..

No comments: